Awalnya nggak nyangka aja kalau bakal jatuh hati sama dia.
Seseorang yang lebih muda dua tahun dari aku dan bukan tipeku banget buat jadi yang terfavorit. Tapi semakin kenal, ternyata dia yang paling memikat hati.
Dia, yang punya hidung paling indah yang pernah aku lihat.
Dia, yang punya suara tawa terenyah dan membuat orang-orang di sekitarnya jadi ikut tertawa.
Dia, yang bagaikan matahari membuat orang di sekitarnya jadi cerah.
Dia, yang perhatian dengan lingkungan sekitarnya.
Dia, dengan ide-ide konyol tapi kreatif.
Dia, dengan celetukan nyelenehnya yang bisa membangkitkan suasana.
Dia, dengan suara indahnya yang bikin hatiku tenang.
Dia, dan permainan gitarnya.
Dia, yang jago masak.
Dia, dengan leluconnya.
Dia, dengan muka polosnya.
Dia, dibalik sifat ekspresifnya tapi bisa selembut itu sama orang-orang yang dia sayangi.
Dia, dengan segala kecerobohannya.
Dia, yang takut sama serangga tapi sok berani di depan adik-adiknya.
Dia, dan sifat kekanakannya yang sering muncul.
Dia, dan sifat ngambeknya.
Dia, dengan segala kekurangan dan kelebihan yang masih belum aku ketahui.
Dan dia, dengan segala ketidakmungkinan yang terjadi di antara kita.
Aku bersyukur bertemu denganmu. Sedikit telat tapi seharusnya di waktu yang tepat kan? Terima kasih kamu, walaupun tidak bisa dimiliki, tapi kamu yang selalu membuat aku tertawa di kala sedihku. Yang selalu meyakinkanku kalau kamu sayang aku walaupun tidak pernah bertemu. Semoga kebahagiaan meliputimu selalu, matahariku. Semoga kita bisa selalu bersama sampai waktu yang lama ya.
Oh ya, selamat ulang tahun, our brightest sun. Telat sehari tapi nggak apa-apa kan ya? Semoga kamu selalu seperti matahari yang selalu bersinar terang, yang selalu menyinari dunia dengan tawa dan kelembutanmu. Tapi, jangan lupa untuk istirahat sesekali. Matahari aja bisa tenggelam dan digantikan dengan bulan, jadi kamu juga harus istirahat sejenak untuk kebaikanmu sendiri. Semoga nanti aku bisa bertemu dengan seseorang yang secerah, sebaik, dan selembut kamu ya. Mau berdoa supaya dapet kamu aja tapi kok kayanya mustahil ya? hahahaha. Selamat menikmati usia 25 tahun, Lee Seokmin. Terima kasih karena kamu ada! :)
Comments
Post a Comment